Jumat, 29 November 2013

“KAMU DAN AKU YANG DULU SEMPAT MENJADI KITA”



Dear Dimas
13 juni 2012
Pada sore itu tiba-tiba kamu datang di hp ku lewat sms itu, awalnya aku risih dengan kedatangan mu yang tiba-tiba mengajakku berkenalan, aku bingung dari mana kamu mendapatkan no telepon ku? yang ternyata sahabat ku yang memberikanya karena, keadaan ku sekarang sedang melajang dan dia ingin aku move on dari seseorang,
Dua minggu berlalu kamu sering sms aku dengan perhatian yang kamu berikan ke pada aku dan selalu membuat kita selalu berhubungan , menjadi akrab layaknya teman baik tetapi itu di telepon, tiba saatnya kita ketemuan di pantai dekat sekolahku pas kita pulang sekolah,
                Setelah bertemu entah mengapa aku jatuh cinta pada pandangan pertama melihat dari perhatianmu sebelum bertemu dan melihat penampilan mu waktu di pantai itu  sentak hati ku luluh, tetapi sikap mu berubah setelah bertemu dengan ku,kamu berubah menjadi cuek dengan ku
Bulan pun berganti menjadi juli, awal juli kita pun kembali berhubungan dan

19 juli 2012
Malam itu kamu mengatakan sesuatu kalau kamu suka aku dan mau jadi pacarku dan ke esokan harinya baru aku jawab dan kita jadian 20 juli 2012 hatiku rasanya seneng banget,gembira, bahagia tetapi semuanya berlangsung sangat cepat ,aku setia pada mu tetapi kamu yang mengingkarinya sehingga akhirnya aku putusin kamu 15 agustus 2012,berjalan beberapa  bulan tetapi aq belum bisa move on dari kamu, aku masih sayang kamu sampai-sampai setiap kali aku buka facebook selalu membuka dinding facebook mu dan melihat aktifitasmu, telah ku coba jalani dg orang lain untuk melupakan mu tetapi semuanya gak berhasil ngalihkan hati ku untuk mereka dan beberapa kali aku cemburu dan sakit melihat mu telah bersama orang lain bahkan kamu jadian dengan kakak sepupu ku, tahu kah kamu betapa hancurnya hati ku melihat kamu dengan kakak ku ,dan tahu kah kamu betapa hancurnya aku mendengar itu dari mulut mu sendiri malam itu, ketika kami mid semester dan besoknya mid matematika dan bahasa arab, pikiran ku menjadi tidak konsen lagi mendengar berita itu, alangkah teganya kakak ku sendir pacaran sama mantan yang aku syang dan belum bisa move on darinya, padahal kakak ku itu tahu bagaimana perasaan ku dari awal aku bertemu hingga saat itu, sehingga nilai ku hancur mid pada hari itu.

                Tahun pun berganti tetapi masih tetap saja aku belum bisa move on dari mu dan susah untuk melupakan mu,
Tiba saatnya ketika kamu ujian entah mengapa dan tampa sengaja aku ke rumah salah satu sahabat ku dan bertemu kamu, sontak aku terkejut melihat mu dan setelah itu aku iseng melihat no di kontak telepon ku ternyata no mu masih tersimpan rapi di kontak ku, sontak aku sms kamu membererikan semangat dan dukungan untuk kamu menghadapi ujian,
Semenjak no ku masuk ke hp mu dan kamu mulai selalu sms aku lagi dan entah mengapa rasa itu semangkin menjadi-jadi dan semakin tidak bisa moveon dari mu, setelah beberapa minggu berhubungan kembali kamu mengungkapkannya lagi dan mengajak ku balikan, aku senang aku bahagia karena kamu masih suka dengan ku tetapi aku masih ragu, aku takut kejadian itu terulang kembali dan aku gak percaya, karena itu hanya lewat telepon saja aku ingin secara langsung.

5 mei 2013
Sore itu, di pantai kita ketemuan dan kita jadian lagi J dan kita foto-foto.
Seminggu berlalu hari-hari ku kulewati bersama mu, ku coba setia lagi dengan mu, sebulan berlalu banyak cobaan menggoda diri ku, aku jatuh hati dengan anak kelas X dan dia juga suka dengan ku hampir saja aku selingguh dengan adik kelas itu, tetapi semuanya gak terjadi karena aku terlalu sayang dengan mu
Ketika itu mulai kita membuat hubungan berpacaran di facebook dan sering kali aku cemburu melihat para mantan mu menginbox mu di facebook,dua bulan berlalu tetapi ulah mu selalu membuat ku jengkel, pada malam itu kamu mabuk di depan ku dan di depan teman-teman ku tahu kah kamu betapa kecewanya aku melihat kamu seperti itu padahal setiap kali kamu pergi dengan teman-teman mu, aku selalu mengingatkan mu untuk selalu tidak minum-minumanan keras, dengan sikap dan tingkah mu seperti itu membuat, aku sedih, aku menangis dan rasa-rasanya ingin aku putuskan kembali hubungan yang telah kita jalani itu , tetapi hati ku tak bisa mengambil keputusan itu dan kamu janji tidak mengulanginya lagi, dan semuanya menjadi membaik kembali aku mencoba untuk mempercayaimu lagi. Makin di jalani aku semakin nyaman denganmu apalagi aku akrab dengan adikmu.

                Lebaran idul fitri tiba itu perdana dan pertama aku di perbolehkan jalan-jalan di hari raya dengan pacar, aku seneng banget karena itu dengan kamu, semuanya aku jalani hari-hari ku berjalan dengan bahagia kembali. Tetapi semua itu terhenti kembali setelah menginjak 4 bulan kamu tidak mempunyai hp lagi dan menjadi putus komunikasi,
Aku orangnnya tidak ingin di cueki, berapa kali aku ingatkan dan aku protes dengan kamu kenapa kamu begini? Kenapa kamu makin lama semakin cuek, hati ku selalu bertanya-tanya? dan tiba saatnya kesabaran ku malai habis kata-kata itu terlontar kembali,

3 september 2013
Awalnya aku hanya mengetes diri mu apakah kamu masih sayang dengan aku??? karena aku selalu bertanya-tanya kenapa kamu tidak pernah menghubungi ku lagi,tetapi responmu malah mengecewakan ku dan hubungan kita berakhir di tengah jalan,
Seminggu berlalu ternyata aku baru tau kalu kamu masih sayang dengan ku, respon mu kemaren itu hanya gengsi mu belaka, tapi itu sudah membuat ku kecewa, semuanya sudah terlamabat. Tetapi buat kamu makasih sudah memberi warna dalam hidup ku,makasih juga karena kamu selalu sabar menghadapi ku, selalu mengerti apa yang aku mau, selalu menghargai ku dan selalu mengajari ku untuk bersikap tidak manja ,kekanak-kanakan,dewasa dan selalu sabar dalam apa punJ
Semuanya sangat berarti J”aku membuat cerpen ini untuk mengingatkan semua kenangan kita dari awal kita ketemu,”

Sekali lagi makasih ya karena kamu telah sempat masuk,hadir dan memberi warna yang sangat berarti dan indah dalam hidup ku semuanya akan ku simpan menjadi kenangan indah untuk ku PhieJ

Yang kamu cintai dulu
Rara

Kamis, 28 November 2013

“BERARTINYA SAHABAT BAGI DINDA”




          Dinda adalah seorang gadis yang lahir di Bengkulu tepatnya pada tanggal 5 Desember 1996, menjadi seorang anak tunggal di keluarganya, Dinda sekarang duduk di kelas XII IPA dia mempunyai sahabat yaitu Cika,Rita,Meri dan Diva yang bersahabat sejak SMP, awalnya mereka tidak begitu akrab, dulu mereka tidak saling kenal dan tidak saling menghiraukan entah mengapa pada saat kenaikan kelas IX mereka satu kelas dan pada saat itu ketika ada tugas kelompok membuat satu kerajinan, mereka menjadi satu kelompok, semenjak itu mereka saling kenal, dan menjadi lebih dekat lagi, semakin lama semakin akrab dan selalu terlihat bersama, kemana-mana selalu bersama dan setiap kali ada tugas kelompok mereka selalu satu kelompok, sekelompok wanita-wanita itu menjadi sekelompok yang ceria,gokil,alay dan lumayan nakal yang membuat mereka saling akrab itu adalah mereka sangat hobi jalan-jalan dan foto-foto, tiba saatnya mereka menjalankan les karena ingin menghadapi UN, walaupun harus les mereka masih menyempatkan diri untuk menjalankan hobi mereka
          Hampir setiap sore setelah pulang les mereka jalan-jalan ke tempat yang belum mereka kunjungi, walaupu begitu tetap saja mereka masih mengurusi pelajaran dan tidak meninggalkan tugas untuk belajar, ketika UN dan lulus mereka mendapatkan nilai yang memuaskan, untuk merayakan kelulusan, mereka jalan-jaran lagi ke pantai dan ketempat wisata-sisata sesuai dengan hobi mereka.
          Setelah lulus SMP awalnya mereka menginginkan masuk SMA yang sama yaitu SMA terfavorit di kabupaten mereka dan berharap satu kelas lagi, tetapi semuanya tidak sesuai harapan, salah satu dari mereka yaitu Diva tidak memasuk SMA itu ,seperti Dinda,Cika,Rita dan Meri karena Diva disuruh orang tuanya sekolah di dekat rumah Diva, dan setelah masuk di SMA itu malah Dinda, Cika,Rita dan Meri juga tidak satu kelas lagi, mereka semua terpisah, walau begitu persahabatan mereka masih tetap utuh dan tidak membuat mereka renggang tetapi salah satu dari mereka karena terpisah dan mendapatkan teman baru yaitu Meri tidak mengakrabkan diri lagi dan menjadi renggang, kini tinggal lah Dinda,Cika,Rita dan Diva lagi yang bersatu.
          Mereka selalu menghabiskan waktu luang mereka dengan bersama-sama, karena tidak ingin membuat hubungan mereka renggang, seringkali mereka meluangkan waktu masing-masing untuk menjalankan hobi mereka, makan di tempat lestoran bersama dan sering kali mengadakan bermalam secara bergantian di rumah salah satu dari mereka, ketika weekend  membuat acara gila-gilaan, buka bersama ketika bulan ramadhan dan masih banyak lagi yang mereka lakukan bersama-sama. Semuanya sangat berkesan bagi Dinda
          Sahabat-sahabatnya itu sudah di anggap Dinda sebagai kakak-kakaknya begitupula sebaliknya, Ketika salah satu dari meraka terkena masalah mereka selalu saling berbagi dan setiap kali Dia dalam keadaan kesusah dan kena masalah para sahabat Dinda selalu memberi dukungan, semangat supaya Dinda bangkit lagi dan membuat hati Dinda tenang dan bahagia kembali sehingga Dinda tidak terpuruk dalam masalah itu, para sahabat Dinda itu selalu menjaga Dinda, memberi Dinda nasehat kalau Dinda salah dan sangat berarti bagi Dinda, para sahabat Dinda selalu ada buat Dinda dalam keadaan apapun baik senang maupun sedih. Dan saling mendukung satu sama lain.
          Kini Dinda dan para sahabat Dinda akan hampir mengakhiri masa putih abu-abunya dan mereka mau mengejar cita-cita mereka masing-masing, dengan melanjutkan sekolahnya sesuai dengan apa yang mereka inginkan, tetapi itu membuat Dinda sedih karena Dinda akan kehilangan para sahabatnya, karena Dinda merasa akankah ada orang lain yang bisa menjaga Dinda, menasehati Dinda dan selalu ada buat Dinda ketika para sahabat Dinda itu pergi jauh karena hanya bisa berhubungn lewat telepon saja dan terpisahkan oleh jarak yang cukup jauh karena Cika,Rita dan Diva akan melanjutkan sekolahnya di luar kota sedangkan Dinda, karena hanyalah anak satu-satunya jadi tidak bisa keluar melanjutkan ke luar kota karena orang tua Dinda sudah tua. Dinda sangatlah merasa kehilangan bila berpisah dengan para sahabatnya, karena para sahabanya lah tempat Dinda mencurahkan segala isi hatinya dan Dinda takut karena belum tentu teman baru Dinda nanti bisa mengerti,menerima dan memahami sikap, sifat Dinda sepenuhnya seperti para sahabat-sahabat Dinda sebelumnya, tetapi semuanya itu akan terjadi hanya saja Dinda berharap ketika terpisahkan para sahabat-sahabat Dinda akan tatap bersama walau terpisahkan dan tidak melupakan Dinda beserta semua kenangan-kenangan mereka dan tetap menjadi teman sejati selamanya.